Sony mengumumkan laporan finansial kuartal IV (Q4) 2016 atau Q3 2016
dalam tahun anggaran perusahaan, tepatnya sepanjang Oktober sampai
Desember. Salah satu data yang diungkapkan adalah profit operasional
dari divisi mobile, yaitu Sony Mobile Communication.
Dilansir Phone Arena, Minggu (5/2/2017), Sony Mobile
Communication membukukan keuntungan operasional sebesar US$ 187 juta
atau sekitar Rp 2,43 triliun dan total nilai penjualan US$ 2,2 miliar
atau sekitar Rp 29,3 miliar dari penjualan sebanyak 5,1 juta smartphone Xperia pada kuartal IV kalender 2016.
Lebih lanjut, penjualan smartphone Sony pada tiga bulan
terakhir di 2016, lebih sedikit dibandingkan kuartal yang sama pada
2015. Menurut Sony, penurunan ini merupakan dampak dari pengurangan
penjualan handset khususnya di Eropa dan juga wilayah yang tidak
menguntungkan.
Secara keseluruhan Sony menjual 15 juta smartphone sepanjang
2016. Ini adalah penjualan handset terkecil dalam setahun sejak 2012,
ketika Sony Mobile berdiri. Seperti diketahui, Sony Mobile berdiri saat
Sony membeli saham Ericsson di Sony Ericsson.
Sony adalah salah satu vendor smartphone yang kerap merilis
serangkaian produk setiap tahun. Untuk tahun ini, perusahaan asal Negeri
Sakura itu dilaporkan tengah menyiapkan sejumlah smartphone baru.
SUMBER
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 comments:
Post a Comment